Di
pihak Sunan Kudus, Arya Penangsang, putra Pangeran Suryawiyata, telah
dipersiapkan sebagai pemimpin perang kubu Putihan. Arya Penangsang tumbuh
menjadi sosok pemuda yang ahli bela diri dan olah kanuragan di bawah bimbingan
Sunan Kudus dan orang-orang sakti lainnya. Nama Arya Penangsang sangat
ditakuti. Disamping terkenal keras perangainya, kesaktian yang dimilikinya juga
membuat lawan berpikir seratus kali untuk berhadapan dengannya.
Balas dendam Raden Arya Penangsang terutama ditujukan untuk menumpas habis keturunan Sultan Trenggana sampai kepada menantu-menantunya. Bahkan pembunuhan terakhir dilakukan oleh Arya Penangsang terhadap Sunan Prawata sang Raja Demak, dan permaisurinya. Ratu Kalinyamat, adik Sunan Prawata, sepulang dari Kudus, setelah gagal mendapatkan keadilan dari Sunan Kudus, sehubungan dengan pembunuhan kakaknya itu oleh Arya Penangsang, bersama suaminya pun diserang oleh para prajurit Arya Penangsang. Suaminya dan para pengawalnya tewas dibunuh. Dia sendiri berhasil meloloskan diri.

1 komentar:
just try
Posting Komentar