Angin Malam

Posted on
  • Kamis, 05 Desember 2013
  • by
  • Unknown
  • in
  • Label:


  • Di pihak Sunan Kudus, Arya Penangsang, putra Pangeran Suryawiyata, telah dipersiapkan sebagai pemimpin perang kubu Putihan. Arya Penangsang tumbuh menjadi sosok pemuda yang ahli bela diri dan olah kanuragan di bawah bimbingan Sunan Kudus dan orang-orang sakti lainnya. Nama Arya Penangsang sangat ditakuti. Disamping terkenal keras perangainya, kesaktian yang dimilikinya juga membuat lawan berpikir seratus kali untuk berhadapan dengannya. 

    Arya Penangsang adalah putra dari Pangeran Suryawiyata / Pangeran Sekar Seda Lepen yang  merasa berhak mewarisi tahta, yang diangkat anak dan murid oleh Sunan Kudus dan sudah menjadi Adipati di Jipang Panolan. Dengan kepercayaan diri yang tinggi pada kesaktiannya dan keris saktinya Setan Kober, dan dukungan Sunan Kudus di belakangnya, Raden Arya Penangsang membunuhi orang-orang yang berhubungan dengan hak tahta kerajaan Demak, sebagiannya juga karena ingin membalas dendam atas kematian ayahnya, Pangeran Sekar Seda Lepen.

    Balas dendam Raden Arya Penangsang terutama ditujukan untuk menumpas habis keturunan Sultan Trenggana sampai kepada menantu-menantunya. Bahkan pembunuhan terakhir dilakukan oleh Arya Penangsang terhadap Sunan Prawata sang Raja Demak, dan permaisurinya. Ratu Kalinyamat, adik Sunan Prawata, sepulang dari Kudus, setelah gagal mendapatkan keadilan dari Sunan Kudus, sehubungan dengan pembunuhan kakaknya itu oleh Arya Penangsang, bersama suaminya pun diserang oleh para prajurit Arya Penangsang. Suaminya dan para pengawalnya tewas dibunuh. Dia sendiri berhasil meloloskan diri.

    1 komentar:

    Posting Komentar